Aku smp kalian udah kuliah Aku sma kalian udah berkeluarga semua Kalian masih ditemani papa setidaknya sampai kuliah, sedangkan aku hanya sampai kelas 1 sma Kalian masih dibiayai oleh papa dengan yg cukup setidaknya sampai kalian lulus, sedangkan aku harus selalu berhemat dengan uang Kalian masuk kuliah pun masih ada papa, sedangkan aku tidak Kalian udah sukses aku belum sukses Kalian semua udah punya anak, aku masih mikirin kuliah Kalian semua selalu sejalan, beriringan, sedangkan aku tertinggal sendirian dibelakang Apa salah ku jika aku salah jalan? Apa salah ku jika aku mencari teman? Apa salah ku jika aku stress sendirian? Aku memang terlalu lebay Aku tau keluarga ini cukup harmonis Aku tau keluarga ini cukup islami Aku tau itu Sedangkan aku? Siapa yg tau isi hatiku sesungguhnya? Saat kumpul keluarga full dengan pasangan kalian masing” Memangnya aku ini tidak merasakan kesepian? Aku tak pandai untuk beradaptasi Setidaknya kalian sudah punya keluarga masing”, sedangkan aku? Salah ku kah ini semua?
Sepertinya, kamu gak salah. Mereka juga Mungkin keadaan yang membuat pemikiran mereka tentangmu atau pemikiranmu tentang mereka tidak sepaham. Kadang jika kita atau mereka tidak bisa menjadi seperti apa yang diinginkan maka diperlukan perubahan pemikiran atau bisa disebut dengan adaptasi. Tapi setidaknya jangan terlalu mengikuti keinginan hati. Jangan menyalahkan diri sendiri atau keadaan atau ketidak beruntunganmu. Kadang kala justru pedang terbaik itu didapat dari besi yang ditempa lebih keras. Jadikan motivasi apa yang menurutmu ketidak beruntungan itu, sehingga kamu gak lagi merasa kesepian atau terabaikan